Senin, 23 Mei 2011

Alstrojo dan buku 'serius'nya :p

Backsound: Weezer : Say It Ain't So 

Saya pernah mendengar seseorang bilang begini sama saya, saya lupa sapa yang bilang yang jelas yang bilang itu seorang manusia, bukan alien (Tyar dong!). Itu orang bilang begini "orang yang jago menulis pasti banyak bacaannya". Berhubung saya jago sekali menulis, iyo.. jago nulis.. Menulis curhat dan segala sesuatu tentang soulmate saya.. Soulmate saya yaitu kebodohan.

Mungkin orang kira saya itu bacaannya pasti yang standar, padahal nda juga nah! Suka juga saya membaca. Mungkin kalian jarang liat saya membaca, yeah.. Saya lebih suka membaca di bawah pohon (Langsung kurasa seperti di jamannya Plato dan Aristoteles, dimana Plato menjadi gurunya Aristoteles dan Si Plato ini mengajar di bawah pohon). lanjut! Saya lebih suka membaca di rumah, karena di rumah itu adem ayem. 

Saya tidak begitu suka membaca di kampus atau tempat yang ramai lah.. Mengapa? Karena banyak sekali orang berkeliaran kesana kemari mengganggu konsentresion. Rumah bagi saya itu seperti istana yang penuh kedamaian, wkk.

Oke, sesuai dengan judul, saya akan pamer-pamer sedikit buku saya. Jangan kaget kalo ternyata Alstrojo yang sedikit gila ini membaca buku model beginian.

beberapa buku 'sedikit serius' Alstrojo
Alstrojo sangat menggemari buku ini
Saya akan menjelaskan buku satu per satu.. Dari kiri ke kanan yah!

1. Kultus Underground (Tony Thorne)
Kalo dari judul pasti kalian kira saya ini penganut 'aliran kiri', yoi men.. Saya ini termasuk orang yang beraliran 'kiri'. Ini terbukti saya suka bilang "KIRI PAK!" Bercanda! 

Buku ini termasuk buku yang paling ahoy bagi kalian yang mau mempelajari kultur kaum muda pasca Perang Ke II. Buku ini menggambarkan kelompok-kelompok yang muncul serta gaya hidup kaum muda yang lahir dari semangat pemberontakan sejak era Rock N Roll hingga zaman DEATH METAL.. YEAAHHH!! 

2. Cinta Itu Kamu (Moammar Emka)
Saya suka baca buku ini, karena isinya puisi-puisi cinta yang bikin kleper-kleper sampe mimisan. Mulai dari puisi jatuh cinta, rindu, sampe puisi patah hati ada juga. Moammar Emka memang endang bambang gurindang dalam hal membuat puisi atau sajak-sajak. Suatu saat, saya mau foto bareng dan minta tanda tangannya beliau. 

3. Hubungan Estetik Seni Dengan Realitas (N.G Chernyshevsky)
Ini adalah buku terlama yang saya baca. Hampir makan waktu 3 bulan, mengapa? BAHASANYA SUSAH SEKALI SAYA MENGERTI. Kalo membaca buku ini, saya menyediakan kamus bhs. Indonesia di samping saya. Buku ini adalah sebuah disertasi. Ada satu kalimat yang saya suka dari buku ini "Semakin mendetail suatu barang terlihat, maka keindahan barang itu akan semakin berkurang" . Jadi semakin mendetail kau melihat seseorang, maka orang itu nampak kurang indah mi di matamu.. Dia akan berbeda tidak seperti saat pertama kali kamu melihatnya *kalo pengertian ku sih seperti itu. *Harap maklum, masih pemula kamase -_-"

Nah itu 3 buku favorit yang masuk dalam kategori "Buku Seriusan Sedikit" yang disingkat BUSSET! Selain ke-empat diatas, saya juga pernah membaca Perahu Kertas dan Bukunya Paulo Coelho (Di Tepi Sungai Piedra *weh.. jangan shock ato kaget Alstrojo baca buku Paulo Coelho!)

Oke, terakhir.. Hari ini saya ke Gramedia bersama teman saya Si Meike Hula Hula. Dan saya membeli 1 buku yang agak serius (sisanya saya beli buku komedi *yah.. saya butuh hiburan di hiruk pikuknya ujian pinal ini). JUDULNYA: (jangko kaget nah!) 

BUKAN SEKEDAR KOPI
"Prinsip-prinsip di balik sukses Starbucks"
(Howard Behar - Mantan Presiden Starbucks Internasional)

INI BUKUNYA!!
SELAMAT MEMBACA ALSTROJO!!
Kenapa saya beli buku ini? yah besok-besok kalo saya bikin warkop terus pake prinsip-prinsip dari ini buku, LANGSUNG LAKU WARKOPku, terus buka cabang dimana-mana dan orang bangga pegang gelas plastik isi air kopi rasa teh dengan merk ALSTROJO! (sebut merk Alstrojo seperti menyebut iklan RONCAR!!)

Yasudah, saya mau menulis yang lain lagi. Makasih sudah mau membaca tulisan saya. Sering-sering membaca yah! Sekian dan Wassalam :)

Tidak ada komentar: