Senin, 23 Mei 2011

Tugas Wawancara "Dasar Jurnalistik"

Oke, saya mau sharing sedikit tugas saya di blog ini. Hahah! Akhir2 ini doyan sharing tugas. Lagian tugasku juga berkaitan erat dengan yang namanya dunia tulis menulis.

Tugas ini diberikan sama dosen saya bernama Pak Muliadi Mau. Dosen paling ciamik, menurutku! Tugas yang diberikan itu membuat berita hasil wawancara dengan 1 narasumber.

Tadinya saya mau pake judul "DESAIN GRAFIS BUKAN DESAIN GRATIS", cuma judulnya harus pake S-P-O (Subjek Predikat Objek), makanya saya renovasi.. Oke, selamat membaca. Mohon kripik pedasnya :p
***
Masyarakat Kurang Hargai Desain Grafis

MAKASSAR – Sejauh ini perkembangan desain grafis di Makassar semakin pesat.  Ini terbukti banyaknya distro di Makassar. Selain distro, perkembangan desain grafis juga dapat dilihat dengan menjamurnya tempat membuat iklan, seperti agen-agen periklanan pembuatan reklame, baliho, spanduk dan sebaginya. Distro dan agen periklanan sangat mengandalkan desain grafis.

            Namun, desain grafis di Makassar belum terlalu diapresiasi dengan baik. Salah satu bentuk kurangnya apresiasi desain grafis di Makassar adalah munculnya tukang-tukang desain yang berani dibayar murah bahkan ada yang gratis untuk mendesain sesuatu untuk kliennya. Padahal, dari segi teknis, tukang desain atau designer harusnya diapresiasi dengan biaya yang tidak murah.

            Salah seorang desainer grafis terkenal di Makassar bernama Akbar Zakaria, berkata “Desain grafis sangat perlu diapresiasi dengan baik karena desain grafis membutuhkan keahlian khusus yang membutuhkan investasi waktu, energi dan juga material untuk bisa menguasainya”

            Alasan lainnya mengapa desain grafis mesti diapresiasi, lelaki yang pernah bekerja di salah satu distro terkemuka di Makassar ini berkata “karena manusia adalah makhluk visual, menurut riset (lupa detailnya bagaimana), manusia lebih mampu mengingat sesuatu yang dilihatnya ketimbang yang manusia dengar Di tengah kondisi peradaban saat ini di mana manusia dibanjiri oleh ribuan bahkan jutaan informasi baru setiap harinya, manusia semakin mudah lupa akan setiap informasi yang dikonsumsinya setiap hari”

Karena itu, untuk melakukan kegiatan komunikasi saat ini, desain komunikasi visual (desain grafis) yang baik diperlukan untuk bisa memudahkan manusia untuk mengingat kembali informasi yang ia telah konsumsi.

“Contohnya saja sekarang di universitas, rata-rata di dalam kelas sudah menggunakan proyektor atau LCD, mengapa? Karena materi perkuliahan lebih cenderung mudah dipahami dengan adanya tambahan visual” tutur lelaki yang sekarang bekerja sebagai freelance designer salah satu clothing line di Bandung.

Apresiasi terhadap desain sangatlah penting, karena membuat suatu desain itu prosesnya tidak mudah, menggunakan pikiran dan tangan yang lincah pastinya.  Desain Grafis tidak hanya cara membuat desain baliho, reklame dan sebagainya. Desain grafis juga tidak sekedar tukang edit foto seperti yang orang banyak katakan, tapi desain grafis adalah kegiatan mencipta dari sesuatu yang belum ada menjadi ada.

Tanpa adanya desain grafis, dunia tidak akan seperti saat ini. Desain grafis adalah salah satu hal yang membetuk dunia. Tanpa adanya desain grafis, teh hanya akan disuguhkan di dalam botol atau kotak yang polos dan tidak menarik.
***

2 komentar:

Mr. Bruksss mengatakan...

Saya setuju dengan tulisan eyang.
Tapi sebuah design atau artwork harus mencerminkan hal yang benar dari produknya ( mungkin juga band dll ). Sekarang kebanyakan hanya dibuat asal-asalan dan lebih buruk lagi, hehh terlalu hiperbola.

Apresiasi terhadap dsign atau artwork haruslah di barengi dengan kemampuan dan iman yang kuat, ngek

haha

Alvidha Sastromihardjo mengatakan...

saya sangat setuju sekali dengan komentar Anda kakek :p

maka dari itu pintar2 cari designer.. hahaha :p