Senin, 24 September 2012

Untuk Meike

Dear Meike, hidupmu kompleks. Saya tidak mengerti apa yang ada diisi kepalamu.
Yang kutahu, saya cuma sayang sama kamu. Iya kamu sahabatku.

Dear Meike, jangan pernah merasa sendiri. Saya selalu ada disampingmu, walaupun cuma abstrak. Doaku menyertaimu.

Dear Meike, itulah dirimu. Kompleks seperti puzzle, harus diperlakukan secara perlahan supaya bisa tersusun menjadi rapih.

Dear Meike, saya suka sekali jika rambutmu diurai, memakai rok.

Dear Meike, panjangkanlah rambutmu!

Dear Meike, saya tidak suka dengan wajah pemikirmu yang jutek itu, kamu seperti akan mencengkeram orang. Tapi mungkin itu sudah settingan wajahmu. Cobalah kontrasnya dikurangin dikit, brightnessnya ditambah! Senyum dong! Tuh kan cakep.

Dear Meike, don't think too much because sometimes the reality is so far far away. 

Dear Meike, sekali-sekali coba pakai baju warna orange, pasti cantik.

Dear Meike, sudah lama kita tidak bercerita. Saya merindukan kamu yang dulu.

Dari Mbak yang sayang Meike. Maaf jarang bercengkerama. Tunggu selesai saya magang -_-

Wassalam.

Tidak ada komentar: