Kamis, 14 Januari 2016

January 14th 2016

Now Playing: John Mayer - Waiting on the World to Change

Thamrin Street from Sarinah's Shelter | Captured by Alvidha S
This photo was taken in 2015
Hari ini saya melewati pagi dengan biasa saja, menelpon orang rumah di Makassar curhat karena lengan saya sakit, balas chat kekasih dan curhat juga tentang lengan saya yang sakit, buka komputer dan baca berita sambil meringis karena lengan saya sakit. Inti dari postingan ini ya saya ingin mengabarkan kalian saja kalo lengan saya sedang sakit :p Wahaa ngga'. Canda. Tapi emang lengan saya lagi sakit sih huhuhu.

Berita pertama yang saya lihat di pagi hari ini adalah tertangkapnya seorang anggota DPR dari partai merah, seorang perempuan. Hadeeeeh life. Lalu ngecek berita lagi tentang penurunan peringkat kunjungan pariwisata di Indonesia jika dibandingkan dengan Malaysia dan Singapura dan poin ketiga mengapa pariwisata di Indonesia menurun karena keamanan di Indonesia masih meragukan (terorisme). Saya cuma bisa geleng-geleng kepala.

Ketika sedang asyik bekerja (tssaailah sok asyik iyee) sambil mendengar lagu, kekasih saya chat "Al.. katanya ada bom di Sarinah", saya kaget dan orang pertama yang saya ingat ketika mendengar kata "Sarinah" adalah sahabat saya bernama Indah yang kebetulan berkantor di Gedung Sarinah lalu saya menelpon Indah tapi no respond, but I saw she updated her status in her Path so I'm just "fiuuhh alhamdulillah teman saya masih bisa ngapdet" and I reminded her to take care of herself.

After that saya pun cari berita kesana kemari dan tak lupa streaming berita di komputer kantor, and the result is ada bom bunuh diri di pos polisi depan Sarinah dan juga Starbucks di gedung sebelah Sarinah. Innalillahi wa Inna Ilaihi raji'un. Turut berduka cita untuk seluruh korban yang jatuh atas tindakan yang sangat tidak terpuji ini.  Agak shock dan speechless juga sih di hari Kamis nan manis ini malah terjadi sesuatu yang miris. Semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya. Amin.

Hidup di Jakarta memang gampang-gampang susah. Gampang karena segala macam kemudahan ada di kota ini, tapi susah jika sudah berhadapan dengan kriminalitas. Saya sudah berapa kali melihat tindakan kriminal tepat di depan mata sendiri, mulai dari korban tabrak lari, copet serta jambret. Tapi, saya yakin orang yang hidup disini semuanya kuat kok! So don't be afraid about the terrorism around, against 'em! We have power, guys!

Dan kalo ada kejadian seperti ini, pastilah keluarga dan kerabat di Makassar akan panik menanyakan keamanan saya. Alhamdulillah, terima kasih yah atas perhatiannya. Hari ini alhamdulillah saya aman-aman saja di kantor karena kebetulan kantor saya juga tidak dekat dengan kejadian walaupun masih 1 kecamatan.

Berbagai spekulasi pun muncul terkait dengan kejadian ini, mulai dari organisasi ini lah, pengalihan isu lah, tapi apapun itu be smart guys! Jangan mudah terpancing isu sih. Lebih baik kamu mendoakan korban serta orang-orang yang berada di sekitar kejadian supaya traumanya bisa memudar. Trauma itu sulit dihilangkan, bayangin kamu lagi duduk manis di Starbucks atau Mekdi Sarinah sambil haha hihi dengan teman dan tiba-tiba ada yang meledakkan diri pas depan matamu... Kan kampret -_-

An another message from me, please jika ingin share foto (yah itu hak kamu kalo ingin share), please kalo bisa dihitam putihin karena kita juga punya hak untuk mendapatkan kenyamanan dalam bersosial media atau kalau bisa, mending gak usah dishare Be a smart user. Sumpah tadi saya cukup kesal pas jam makan siang malah ada yang share foto korban tak bernyawa yang ada di depan Sarinah, langsung mules seketika.

Bukannya tidak care atau aware dengan kejadian ini. Tapi lebih baik kita menjaga keamanan diri sendiri serta orang lain dengan tidak menshare hal-hal yang menurut saya tidak penting seperti foto korban atau hoax yang membuat orang lain panik dan ketakutan. I can't imagine kalo ada yang share foto korban dan kerabat atau keluarga korban yang melihat, hatinya pasti nyesss banget itu. Serius.

Just be a good person, just pray for them and all of us to get more safe and peaceful. Ngeshare sesuatu yang tidak penting demi eksistensi dan love or likes semata? I guess is just a stupid things. Sorry to say.

Once again, turut berduka cita atas apa yang terjadi hari ini. Semoga kejadian ini mengajarkan banyak sesuatu kepada kita dan semoga pihak berwajib bisa menyelesaikan kasus ini sehingga warga Jakarta feel secure tanpa ada kepanikan dan ketakutan lagi. Aamiin. Semangat!

Oke then, I guess it's time to me to go home. Stay safe whenever and wherever you are. Jangan lupa makan yah, karena kalo perut sudah aman pasti bakal happy. Wassalam :)

1 komentar:

Eka Fauzia Lestari mengatakan...

aku ga ngeshare atau posting ttg kejadian kemaren di medsos manapun, bukan ga peduli tapi karena aku ga tau persisnya kejadian itu seperti apa, kalo ada yg nanyain juga kan ga mungkin asal jawab. dan lagi, aku ga suka share foto ttg sesuatu yang ga diblur, kaya ada yang luka2 gitu, ga ditutup gitu lukanya kan kita yang ngeliatnya juga gimanaa gitu ya, kasian juga sama keluarga atau org yg kenal korban, kaya ga dihargain perasaan mereka.

pipiii kamu hati2 disanaa pii :)