Rabu, 21 Januari 2015

Monochrome Madness

Now Playing: Toni Braxton - Unbreak My Heart, zzz salah satu teman di kantor dari pagi muter lagu ini terus, katanya sih "mengenang masa muda cuy~" HAHAHA, iya teman kantorku emang sudah tua, masa muda dilewati dengan lagunya Mbak Toni Braxton, wailaahh...

Anyway, good morning fellas! How's your day? I wish you always better than yesterday, aamiin.
Di pagi yang cerah ini, i just wanna share some photos that i took. Sudah lama tidak berbagi memori yang saya tangkap di blog ini. Btw, kenapa judul postingannya Monochrome Madness? Iya, karena foto-foto yang akan saya post di update-an ini merupakan foto-foto yang berwarna hitam putih.

Ada beberapa orang yang pernah saya ajak diskusi tentang foto monochrome, dan sebagian mengatakan kalau foto monochrome (bw or sephia) bisa menimbulkan efek dramatis dari sebuah momen yang kita abadikan dalam sebuah foto. Well, ya it's work for me. Sometimes saya melihat beberapa postingan foto entah itu di instagram, tumblr, pinterest, dan socmed lainnya, jika ditampilkan dengan efek hitam putih, hasilnya lebih gimanaaa gitu.

So here they are beberapa momen yang berhasil saya abadikan. I just took all this photos by my cellphone, hehehe. So i am sorry if the result is not good enough huhuhu. Saya mengangkat beberapa sisi dari kota Jakarta dari mata seorang perantau (baca: saya) HAHAHA, jadi terkadang ada tempat atau momen yang menurut saya lucu saja jika diabadikan.

"aku tua tapi aku menyimpan kenangan
Masjid Cut Meutia di daerah Menteng

"perjalanan pulang"
di salah satu trotoar di daerah Manggarai

"Pengobat Rindu, Pemadam Kelaparan"
Mie Titi di Kedai Pelangi Khas Makassar

"Kuharap jembatan ini bisa mengantarku padamu, sang pemilik pelukan"
diambil di jembatan Tegal Parang - Jakarta Selatan

"Aku dari ketinggian, mencoba mencarimu di titik sana, tapi tak kutemukan"
diambil dari lantai 17 di salah satu apartemen di Pluit, Jakarta Utara

"Aku dan kamu hanyalah patung tak bernyawa namun digemari khalayak"
Ondel-ondel, salah satu ikon khas DKI Jakarta


"Biarlah aku menjadi bagian dari permainanmu, wahai Sang Pemilik Kehidupan"
diambil di salah satu dinding Pasar Asemka, Jakarta Barat

"Ini adalah lautan, yah sosok yang memisahkan aku dan kamu"
diambil dari anjungan di aparteman Pluit, Jakarta Utara

"Karena tetesan hujan mampu menyatukan langit dan bumi"
diambil dari dalam mobil di daerah Karawaci

"Karena berbagi mampu mengobati beberapa luka hati"
diambil di Tous Les Jours - Mall Alam Sutera, Tangerang

"Aku hanya ingin satu dari kamu langit, tolong sampaikan rindu ini"
diambil di Metropole Jakarta Pusat, XXI-nya merupakan tempat shooting Janji Joni 

"Macet bukan penghalang untuk melampiaskan rinduku"
diambil di salah satu jalan di daerah Manggarai

"pagi ini Jakarta sedang lowong"
Diambil di salah satu sudur jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan

"Dilarang Berhenti. Yah, aku memang tak ingin berhenti berjalan menuju hatimu"diambil di salah satu sudut di Epicentrum, Jakarta Selatan

"Menunggu Sang Pemimpin tiba"
Diambil saat menunggu iring-iringan Jokowi - JK tiba. Lokasi: Bundaran HI
Awrait pals, terima kasih telah menikmati beberapa jepretan saya, jika ada kritik atau saran bisalah kalian muntahkan di kolom komentar. Wassalam :)

2 komentar:

Heriyawal ale mengatakan...

Kakak vidha memang awesome šŸ˜

Hanamilia Alcara mengatakan...

keren gambarnya...yah, there's something... entah kenapa seperti ad poin lbih pda fotonya...mnurut ku gmbarnya lbih brcerita...
but, komen fotonya kyak org yg lg LDR-an? atau emg lgi LDR-an? heheh...