Páginas

Minggu, 14 Desember 2014

Lesson From Turtle

Nowplaying: Fun - Some Nights .. Oh Lord I'm still not sure what i stand for? Oooh~

Saya mohon maaf karena sebulan lebih tidak menghampiri blog, sudah berbagai macam debu bermukim di blog ini, mari membersihkan sebelum kalian bersin-bersin. Ngepost blog langsung dari Karawaci, maklum selain suasana yang tenang ada juga dukungan sinyal wifi rumahan yang cukup kencang sehingga hasrat untuk menulis blog makin menjadi, maklum kalo lagi stay di Mampang bawaan untuk menulis nihil, mungkin lingkungannya yang amat sangat Texas dan ribut jadi membuat kita susah berkonsentrasi (alesan, padahal emang mager, preet!)

Malam ini tidur saya tidak terlalu nyenyak, merem melek kayak kuntilanak, jalan mengelilingi rumah di tengah malam, nonton TV ganti-ganti channel dan seterusnya. Dan pagi ini mood untuk melakukan apa-apa sangat tidak ada, namun Papa datang menghampiri "Romeo mu tuh diurus..." , dan tiba-tiba mata saya tertuju pada box plastik kotak berisi air dan ada sesuatu yang bergerak di dalamnya, yap.. seekor kura-kura yang kuberi nama Romeo. Please jangan tanya mengapa kuberi nama Romeo, tadinya ingin kuberi nama Fernando, Aliando, Ronaldo, atau apapun yang berakhiran O, tapi nama Romeo-lah yang menang.

Romeo sang Kura-Kura
Kok melihara Kura-Kura, Als? Hm.. There is a saying "apa yang kau pelihara, seperti itulah dirimu!", Saya bukan pemalas seperti kucing, saya tidak terlalu loyal & cerdas seperti seekor anjing, saya tidak heboh seperti kelinci, saya tidak ribut seperti burung beo, dan saya tidak selincah hamster. Itulah mengapa saya memilih kura-kura. Seloooww... menurutku Kura-kura adalah hewan terselow tapi punya tujuan hidup. Sepertinya seluruh makhluk kura-kura memiliki semboyan "alon-alon waton kelakon" alias biar pelan asal selamat.

Sebenarnya dulu (jaman SMP) di Makassar saya juga memelihara kura-kura, ada sepasang kuberi nama Budi dan Ani (oke.. my bad, saya memang tidak pandai memberi nama pada hewan peliharaan), tapi Budi dan Ani menghilang dikarenakan banjir yang sempat melanda Makassar, untuk Budi dan Ani dimanapun kalian berada, saya merindukan kalian.

Saya mulai mengagumi hewan kura-kura dari kecil, saat membaca dongeng Kura-kura Vs Kelinci, kalian pasti tau kan? Kelinci dengan lagak sombongnya yang begitu yakin akan memenangkan marathon (kalo mereka hidup sekarang, sepertinya mereka ikut marathon color run gitu deh), dan kura-kura tetap rendah hati, selow tapi memikirkan strategi. Hingga di hari H, tak disangka tak diduga, dipikir Sang Kelinci yang menang, ternyata Kura-kura adalah juaranya. Mengapa? Kura-kura dari segi fisik memang tak juara seperti kelinci yang cepat, kura-kura lambat.... tapi kura-kura memiliki strategi yang tak dipikirkan oleh kelinci yaitu melakukan estafet dengan kawan kura-kura lainnya. Dari sanalah saya ngefans dengan kura-kura dan mengambil kesimpulan bahwa "Hidup ini harus punya strategi untuk mendapatkan goal yang diidam-idamkan". Kura-kura memang jalannya pelan, tapi dia berjalan maju dan pasti. 

Saya kadang suka ngetok-ngetok tempurung kura-kura saya,  iseng, hehe. Dan setiap saya ngetok, dia langsung bersembunyi di dalamnya dari situlah saya menarik kesimpulan "apapun ancaman yang ada di luar sana, rumah memang adalah tempatmu akan kembali karena rumah adalah tempat berlindung". Jadi, kalau ada masalah atau ancaman kembalilah ke rumah sambil berpikir strategi penyelesaian masalah tentunya, jangan sampai balik ke rumah hanya diam duduk bengong.

Kura-kura juga merupakan hewan yang bijak, walaupun saya tidak pernah mendengar Romeo berbicara layaknya Mario Teguh, bijak menurutku disini adalah, apapun kelakuannya ada pelajaran yang bisa dipetik. Yah, itulah beberapa alasan saya ingin memelihara Romeo.

Semoga Romeo bisa berkembang menjadi kura-kura yang besar, jika Romeo sudah besar mungkin akan kunikahkan di KUA tapi saya belum ada niat untuk menikahkan dia, Romeo masih sering ngambek dan childish, susah makan dll, baru disapa langsung masuk ke tempurung, atau mungkin Romeo adalah sosok yang pemalu seperti pemiliknya (kalo pemiliknya mah bukan pemalu, tapi malu-maluin). Atau mungkin Romeo membutuhkan Juliet? Kalau begitu apakah saya harus membawa Romeo ke Italia dan menemui Juliet yang berasal dari keluarga Capulet? *preeet *keseringan baca roman hahaha.

Yaudah ah, saya capek bahas Romeo hahaha, bahasa Romeo-ku aja gimana? Ngook. Intinya, hiduplah seperti kura-kura, selow pelan tapi banyak strategi untuk mencapai goal. Bismiilah. Btw, kalian melihara hewan apa? Share juga dong! Hehehe.

Terima kasih sudah membaca, salam kura-kura.
Wassalam :)

Selasa, 30 September 2014

Street Food: Nikmatnya Ketupat Sayur Mandala

Now Playing: Flaws by Bastille

Kemarin setelah pulang dari dokter kulit (biasaa... masalah jerawat), dokter menyarankan saya untuk tidak memakan sesuatu yang berlemak, santan, gorengan, dan sebagai-sebagainya untuk sementara, hiks.. dan nyerinya itu disini *tunjuk perut*, jadi sebelum hari no junk and trash food dimulai, saya pun mampir ke Duren Tiga untuk memakan sesuatu yang berlemak untuk terakhir kalinya sampai wajah saya kembali kinclong seperti yang lalu, huhuhu.. pray for me yah kawan-kawan, semoga muka saya normal kembali, aamiin!

Dan tujuan utama saya adalah KETUPAT SAYUR MANDALA! UHUYY~ Jadi, dahulu teman saya bernama Jojo pernah nyaranin saya "Ah.. lu tinggal di Mampang, mesti nyobain ketupat sayur yang di pengkolan duren tiga itu.. enaaaak banget!" Dan sekitar beberapa bulan lalu saya dan salah satu teman saya pergi kesana, tapi berhubung saya lagi flu, jadi saya tidak begitu menikmati ketupat sayur ini, tapi teman yang saya ajak makan di sana lahap banget.

Ketupat Sayur Mandala yang di Jalan Mampang Prapatan tampak ramai seperti biasanya, KSM (disingkat aja ye) memang selalu dipadati pengunjung setiap hari, apalagi selepas waktu Magrib. KSM bentuknya bukan seperti restoran fancy, melainkan waung di pinggir jalan. Selain rame, warung ini juga bersih, kan kadang tuh kita makan di pinggir jalan tapi kurang bersih

suasana warung Ketupat Sayur Mandala, selalu ramai
Saya pun memesan Ketupat Sayur Ayam, KSM ini sama seperti ketupat sayur pada umumnya, potongan ketupat disiram dengan sayur labu siam yang of course bersantan dong huehehe, dan tambahan sesuai keinginan kalian, misalnya ayam, daging rendang, sate ati ampela, telur, dan lainnya serta extra kerupuk. Lalu saya memesan teh manis hangat untuk melepaskan dahaga.

uhuy, enak kan??? 
Santannya gurih, ayamnya empuk, ketupatnya fresh, HUAAAA! Saya memakan dengan lahap sekali dan alhamdulillah habis, dan kenyang.. terima kasih Ya Allah untuk nikmat ini, yah itung2 sebulan ke depan kagak boleh makan yang kayak beginian lagi, hiks..

Untuk satu porsi ketupat sayur ayam dibanderol dengan harga yang cukup murah, 11ribu rupiah dan minum 3000 yah 14ribu udah dapet kenyang dan bahagia lah pemirsa, huhuy~. Buat kalian yang sedang berada di daerah Jakarta Selatan, bisalah mampir ke Ketupat Sayur Mandala ini, bukanya jam 6 sore sampe ketupatnya habis, hehehe.

Yap, sekian dulu informasi street food saya, nanti saya akan mereview beberapa makanan lagi, yah nanti setelah diet makanan berlemak saya selesai, huhuhu. Stay hungry, stay foolish and stay eat, but smart people eat smart food *apadaaah*

Wassalam :)

Selasa, 23 September 2014

ketika hape rusak...

Salah satu hal paling annoying bagi anak kosan setelah sakit adalah kerusakan pada handphone. Yap, sekarang saya lagi terkena musibah hahaha, handphone saya rusak. Sebenarnya tidak rusak-rusak amat sih cuma annoying kadang-kadang mati sendiri, nyala sendiri, heng-heng, kacau mirip kayak pemiliknya.

Handphone saya yaitu smartfren, hape android gitu cuy.. saya beli dengan menggunakan gaji pertama saya setahun lalu waktu kerja di Makassar. Hape murah meriah tapi banyak kenangan ini sudah berapa kali mengalami pasang surut kehidupan *apadaaaah*. Ntah berapa kali hape ini terjatuh ke lantai, jatuh dari motor pernah, kelelep di kamar mandi, dan segala macam kesialan yang dialami.

Mungkin hape saya ini sudah lelah menemani saya selama setahun. Awal kerusakan terjadi beberapa minggu ini, hape ini selalu saya gunakan bermain game pokopang. Yap, game yang mengalihkan hidup saya dari dunia nyata hahaha, terus pasti kalo main game hape cepat lobet, dan sambil main game saya ngecharge hape saya.. dan terjadilah.. hape saya panas dan saya tetap main game dan blablabla.. BLASS! hape saya mati tak bernyawa, padahal skor game pokopang saya sudah mencapai  ratusan ribu. Kampret? Iya banget.

Hape saya sempat menyala, kemudian mati lagi, hidup, heng-heng dan sebagainya, hal ini membuat saya malas berurusan dengan hape ini. Akhirnya, saya pergi ke kios handphone yang ada di dekat kosan dan membeli hape darurat seharga 165ribu *yang hanya bisa dipake sms, telpon, dengerin radio plus ada senternya.. lumayan kalo mati lampu.

Kini, hidup saya sangat hambar serta mati gaya maaaan.. dan untuk menghilangkan kepenatan *cailah*, saya mulai ngesms beberapa teman atau bahkan menelponnya hingga berjam-jam, dahulu saya adalah manusia yang maleeees sekali dengan kegiatan telpon berlama-lama, dan sekarang? 2 hari ini saya telponan melulu.. banyak teman yang saya telpon dan random, kadang melihat phonebook dan menelpon mereka lalu cerita, matikan, scroll down phonebook dan menelpon lagi.

For info, ini cukup menyenangkan man.. Mendengar suara teman-temanmu itu adalah salah satu obat rindu yang paling ampuh, mengetahui kabar mereka dan mengorek informasi yang lebih dalam dan update berita-berita terbaru. HAHAHAHA.

Setidaknya ada hikmah dibalik kerusakan smartphone yang kini sudah jadi stupidphone, wekekekek. Saya bisa mendengar suara teman saya yang amat saya rindukan, duileh! Dan saya berubah dari orang yang membenci kegiatan telponan kini malah demen telponan.

Ah hari ini saya mau nelpon siapa yah?

Senin, 22 September 2014

23 23 23

Now Playing: Words by Bee Gees

HELLO 23!!!

Tepat tanggal 9 September kemarin, saya menginjakkan kaki di usia 23 tahun, huft! Umur yang mungkin tidak lagi remaja. Kadang bercermin sambil self talking, "DAMN! ALVIDHA 23 TAHUN!! TUA SEKALI MI DIRIMU! PERASAAN KEMARIN MASIH ULTAH 18 TAHUN!" Oh damn, lebay memang tapi itulah yang terjadi di setiap pagi ketika saya bercermin.

Apa saja yang telah saya lakukan di umur 23 tahun ini? Alhamdulillah sarjana sudah, dapat kerja alhamdulillah juga sudah, kerja di Makassar sudah, kerja di Jakarta sedang dijalani, biayai hidup dengan duit sendiri sedang dijalani, sempat balikan dengan mantan yang paling disayangi juga iya walaupun endingnya semelekete, dekat dengan berbagai macam jenis cowok juga iya (mulai yang lebay, alim hingga brengsyeek sekali juga iya), apalagi yang belum? Nikah? ah nanti dulu yang itu.

Kalo kata Miley Cyrus "We can't stop and we won't stop", yap umur 20-an itu umur yang lagi lucu-lucunya untuk mengeksplor diri sendiri tanpa henti, umur yang mungkin seharusnya "Hey Alvidha! Ini loh yang benar, bukan itu!", umur yang dimana kita harus tegas dengan segala keputusan yang ada. Cailah, walaupun terkadang realita ternyata lebih kejam daripada yang diharapkan sehingga sikap plinplan muncul di permukaan. Benar kata sahabat saya, Meike.. sifat plinplan saya ini yang harus saya hindari dan hilangkan. Semoga saja umur 23 saya lebih bijak dan mature dalam menghadapi situasi, mulai dari situasi yang ringan hingga berat. Aamiin ya Rabb.

Selamat datang umur 23, semoga makin sukses buat saya sendiri. Sukses mengurus diri sendiri, sukses mengurus karir, sukses mengurus keuangan dan sukses mengurus hati, yah.. semoga umur 23 gak jomblo lagi gaesss!! Tapi take it slow, it will glow aja sih.. ngapain buru-buru nyari kekasih, toh Tuhan sudah siapkan 1 yang tepat kan... tapi kapan ketemunya itu belum ketahuan haahaha! Jadi, selama menunggu dia, ada baiknya kita mengurus diri sendiri dulu dengan benar, urus diri sendiri saja belum becus, begimane mau urus orang lain.. berabe cyin~

Okedeh, Alvidha sayang kalian semua.. terima kasih yah sudah mau membaca. Kiss you all, muaccch!
Wassalam

Selasa, 16 September 2014

#20factsaboutme

So here i am, kemarin banyak teman di Instagram yang ngetag 20factsaboutme dan juga di ask.fm, berhubung lebih suka sharing yang banyak2 di blog, jadi mending tulis disini aja kali ya.. hehehe.. so here are 20 facts about me, kali ajaaaa ada yang butuh :p

My Self, HAHAHHA :p

1. Anak tengah, that's why i am lil bit jomplang alias different than my bro and my sist
2. Di kantor dapat julukan "Pelor" alias "Nempel Molor", yoi.. saya memang anaknya cepat dan sigap untuk urusan tidur, nempel dikit langsung zzz..
3. Suka makan, oke tidak usah dijelaskan lagi kalo yang ini.
4. Campuran Jawa - Makassar, muka Jawa banget, kelakuan Makassar abiz, hehehe
5. UNEXPECTED and UNPREDICTABLE PERSON IN THIS EARTH.. orangnya banyak mau, susah ketebak dan kelakuannya kadang bikin orang bisa stroke mendadak, jantungan, dan lain-lain

6. Cengeng sih, bukan drama yah.. tapi kadang air mata saya cepat turun apalagi untuk hal-hal yang menyedihkan, hahaha.
7. Tipe cowok yang bisa membuat hati cekit-cekit: pinter, gamers, cool, bandel, tp sayang aku!
8. Suka dengerin lagu-lagu jadul, liriknya lebih ciamik sih!
9. I am Daddy's girl, yap lebih akrab sama Papah.
10. Lebih senang menyayangi daripada disayangi. Why? Karena menyayangi itu lebih mengajarkan kita menjadi orang yang sabar, dan ikhlas, sedangkan disayangi.. hmm membuat kita jadi semena-mena dan manja (?)

11. Fans berat Nicholas Saputra. Benar-benar ngefans. Sekian.
12. Sempat kurusan (jaman SMP kelas 3 dan SMA kelas 1), setelah itu makin hari makin lebar
13. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin - angk. 2009 *eyaaaa~
14. Skin problem: jerawat -_-
15. Banyak yang bilang saya aneh, i mean dari segi kelakuan.. tapi for me, "weird" is just hmm.. a kind of limited edition.. HAHAHA

16. Aslinya extrovert, tapi kalo sama orang baru jaimnya minta ampun Ya Allah.
17. Berisik. Grasak-grusuk, ribut kayak kaleng rombeng.
18. Jarang marah, tapi sekali marah.. maaf yah, saya agak pendendam, hehehe.
19. Tsundere. Itu istilah buat orang yang suka menyembunyikan / memendam perasaan.
20. Bego matematika, makanya cari kuliah yang gak ada itung-itungnya. Wehehehe.

Sekian dan terima kasih, make your own too pleaaasseee!! I wanna know more facts about you.

Thanks for reading guys. Wassalam :)

Senin, 08 September 2014

Sunny Sunday at Nanny's Pavillon - Plaza Indonesia

Nowplaying: Backstreet Boys - As Long As You Love Me *iyanih dari kemarin dengerin lagu yang ada kata love-lovenya mulu nih brosis.. hahaha, ga tau padahal hati lagi kosong sekali.. just because hati yang kosong, doesn't mean kita gak sebar cinta kemana-mana yakaaan? *apadah.. oke sip! Sebelum kita beranjak ke tulisan inti, ada baiknya kalian berdoa dulu dan siapkan tisu, takut ileran liat makanan hahahaha :p

Jadi, hari Minggu kemarin tanggal 7 September 2014, saya dan beberapa teman kuliah dari Makassar yang kebetulan ada di Jakarta pergi mengisi hari Minggu yang cerah dengan jalan-jalan keliling Jakarta. Dengan modal mobil nganggur di kantor si Mimi (kebetulan doi yang pegang kuncinya), ada Dayan yang tau bawa mobil (pembalap pas di Makassar cuy..) dan saya sebagai navigator untuk daerah pusat dan selatan Jakarta, maka kita cuuuuss.. jalan tanpa arah.

Dan sebelum nongkrong tidak jelas, kita bertiga menjemput Alin di stasiun Sudirman terlebih dahulu, dan karena kita berempat laparnya minta ampun, kita pun berencana untuk mencari makan, daaaan.. Plaza Indonesia menjadi tempat tujuan, karena jarak dari stasiun Sudirman ke P.I sangat dekat.

Setelah sibuk mencari parkir dan masuk ke Plaza Indonesia, jalan sebentar dan akhirnya Nanny's Pavillon di Lantai 2 Plaza Indonesia menjadi incaran perut-perut kami. Hihihi. Saya tau Nanny's Pavillon ini dari salah satu reporter di kantor saya, katanya di NP makanannya enak, tempatnya asoy pokoknya sangat worth it lah dan ditambah baca beberapa review dari food blogger, maka makin mantaplah niat kami untuk makan di NP.

Nanny's Pavillon adalah restoran yang mengusung konsep Italian resto with cute stuff sih menurut saya, dan ternyata di tiap mall, konsep yang disuguhkan lain, misalnya di Kota Kasablanka, konsepnya Terrace, kalo di Pacific Place konsepnya Bathroom, yap seperti itu, Sesuai namanya yaitu "Nanny's", jadi banyak stuff anak-anak kecil dan stuff yang unyu bangeeeet (istilah anak jaman sekarang) bertebaran di restoran ini. Oke, no pic is hoax, so let me give you some photos about this restaurant...

Here is Nanny's Pavillon

One Side of this Restaurant


UNYUUU KAAAANNN?? Tiduran disini asoy nih wkwkwk.

So Girlyyyyy....! 


Oke, that's about the restaurant, stuffs and furniture.. Let's talk about FOOOOODDD!! Yeaahaay!

Karena restoran ini mengambil tema Italian Food, jadi kebanyakan makanan disini adalah pasta, dan untuk dessert yah seperti ice cream, pancake and punch drinks. Saya sendiri memesan pasta yaitu Kimberly Green with Chicken Sausage. Ini adalah spageti hijau dengan sosis ayam yang yahut, hmm.. kalian pernah coba spageti agilio olio ngga? Yap, rasanya persis tapi ini lebih sedikit spicy hehehe, rempah dan rasa daun basilnya hmmm asli berasa sekali hehehe, gak heran dalam waktu hmm berapa menit langsung ludes *buset kamu ngunyah atau langsung telan, Alvidha? kacau -_-

Kimberly Green with Chicken Sausage : 57K (exclude tax)

Dan saya akan ngepost beberapa makanan yang dipesan oleh teman saya, dan dijamin rasanya uwwwhhhh uwwwhh NAGIH NENDANG ENDESSSS!!

Mymy's Choise: Spaghetti Hot Tuna: 48k (exclude PPN)

Alien's Choice: Daddy's Favorite Fries
Kentang Goreng yang disiran dengan saus bolognaise dan melt cheese
35 k (exclude PPN)

Dayan's Choise: Blueberry Cheese Soft Crepes (30k)

And unfortunately, saya lupa banget untuk foto minuman yang kita minum hehehe.. Maaf yah *pletaaakk, blogger macam apa ini... hahaha, maklum tiada manusia yang sempurna! peace!.

Gimana? Ngiler kaaaan? Mau kaaan? Makanya yuk main ke Nanny's Pavillon kalo emang mau nyobain menu itali dengan konsep yang berbeda.. Ajak saya juga boleh kok.. wuihh ikhlas dan senang hati saya mah kalo diajakin makan.

Gadis-Gadis Perut Karet hahaha : Mymy, Me, Dayan, Alien
btw, kita berempat single loooohh.. *promosi diri jalan terus*
Because Good Food and Good Place are perfect combination
They Made My DAYYY!!
Okay then. thanks for reading.. tetap jaga kesehatan yah gaaeeess, biar bisa tetap jalan-jalan dan nom nom nom.. makan-makan! Because good food always make us happy, isn't it? Good food, happy tummy, happy days! Hehehe. Nanti saya bakal jalan-jalan lagi dan makan lagi terus ngeblog lagi yuhuuu.. Oke sip.. Bye bye! Wassalam.