![]() |
| Video Mapping di Museum Fatahillah, manstaaapp!! |
![]() |
| Museum Kantor Pos Indonesia |
![]() |
| Opening Food Festival, sebenarnya ada Jokowi di depan cuma nda kelihatan |
![]() |
| Berhubung saya tidak bisa selfie, yasudah kakiku saja yang selfie |
![]() |
| Sudah mulai sepi |
![]() |
| Video Mapping di Museum Fatahillah, manstaaapp!! |
![]() |
| Museum Kantor Pos Indonesia |
![]() |
| Opening Food Festival, sebenarnya ada Jokowi di depan cuma nda kelihatan |
![]() |
| Berhubung saya tidak bisa selfie, yasudah kakiku saja yang selfie |
![]() |
| Sudah mulai sepi |
Now Playing: Summer Sunshine - The Corrs * in the heat of Summer Sunshine, I'll kiss you.. and nobody needs to know...
Assalamualaikum Wr. Wb
Saat ini saya ngepost live dari tempat kos di daerah Mampang Prapatan, JakSel, yakali ada yang mau ke Jakarta.. jangan lupa mampir... tempat kosku di belakang Trans TV hahahaha.. lumayan, kalo bete bisa melipir sedikit ke sana dan daftar untuk jadi audiens YKS joget oplosan.. zzzzz...
Waktu menunjukkan pukul 03:57 WIB saat saya menulis ini.. Ntahlah tiba-tiba saya terbangun, dibangunkan suara masjid, yah.. dahsyatnya kosan saya.. masjid disini keroyokan alias banyak sekali.Jadi, kalo menjelang Subuh.. meriahlah bagaikan alarm. Yah, Allah memang baik, saya adalah manusia yang kalo tidur seperti orang mati dan dapat kosan yang kiri kanan masjid adalah sebuah anugerah.
Senin kemarin (03/03) adalah hari pertama saya bekerja. Alhamdulillah sekarang saya bekerja di salah satu media yaitu majalah, yap sebuah inflight magazine salah satu grup penerbangan. Adaptasi dengan tempat baru dan orang-orang baru adalah hal yang paling menyenangkan, it's a new challenge for me...
Pulang dari kantor hari perdana saya langsung merasakan "deh kehidupangaaa metropolitan" moment. Di kantor kemarin, saya santai saja biasa pulang jam 4 atau jam 5 karena kantor sangat dekat dengan rumah. Disini? buang jauh-jauh impian untuk pulang jam segitu.. saya malas, kena macet. Hahahaha. Dan jam segitu adalah jam dimana manusia di shelter busway mencapai titik maksimal menurutku hahahahaa.. saya malas berdesak2an.. kita seperti ikan sarden.. numpuk-numpuk..But, thats a life dude!
Jadi, saya memutuskan pulang kantor sehabis Magrib.. kantornya di daerah Menteng jadi kalo pulang ada berbagai alternatif dan saya lebih memilih naik busway. Mengapa? murah dan sedikit lebih aman. Saya agak ngeri dengan kopaja dan metromini.. apalagi kalo naik malam-malam. Hehehe.
Setelah berdesak-desakan di busway (yang alhamdulillah abang keneknya ganteng jadi ada obat pelipur lara, pasti cewek2 di busway berpikiran sama, hahaha), sampai di kosan saya disambut dengan tumpukan cucian, so? MENCUCILAH! Saya adalah manusia yang agak anti laundry jadi saya harus menggosok sendiri. Yakinku pulang dari sini kencang lenganku. Huahahahaha.
Berbaring sebentar, online social media.. dan memikirkan orang tua di pulau seberang, yah saya kangen mereka.. di kosan sendiri seperti ini rasanya sepi saja. Just because you leave someone, doesn't mean you have to stop caring about them.. don't be careless person to people you love.. even they're far from you. And you have to be strong and struggle living without people you love.. Sedap! Hihihihi.
Mamah saya selalu berpesan "jangan pernah tinggalkan sholatmu Nak, karena itu cuma yang lindungi kamu di saat sendiri" Mamah saya benar. Tuhan tidak pernah tidur, ada Dia yang akan selalu menjaga dan menyayang disaat orang yang diharapkan untuk menyayangi kita tidak berada di samping kita.
Apa kabar Makassar? Semoga baik-baik saja. Saya merindukan orang-orang di dalamnya. Life still goes on.. just fight for it! Wassalam.
*p.s : kangen Mie Titi tingkat dewa.
Now Playing: Steven Curtis-I'll Be Remembering You. Lagunya enak,doski ini soundtracknya film Narnia.
Saat menulis ini jam menunjukkan pukul 03.36 dan di luar hujan sedang lucu-lucunya. Menghitung hari saya akan meninggalkan kota ini. Lusa saya sudah milik kota lain, walau KTP tetap bertuliskan bahwa saya adalah penduduk Sulawesi Selatan (dan saya bangga), dan saya sekarang masih heran. Kenapa begitu cepat saya mengambil keputusan saya akan meninggalkan kota ini.
Ada beberapa teman saya berkata bahwa saya mengambil tindakan terlalu gegabah, tapi setelah berpikir dan curhat dengan Sang Pemilik Hujan di luar sana, saya semakin yakin bahwa tetap tinggal di Makassar itu bagus, tapi keluar dari Makassar adalah sesuatu yang harus saya lakukan.
Saya menatap koper yang ada di depan saya, Oh Damn! Ternyata saya benar-benar akan meninggalkan kota yang sudah menjadi teman hidup saya selama 21 tahun (setahun pertama lahir saya tinggal di Palu). Saya akan meninggalkan keluarga saya, meninggalkan rumah sederhana di Jalan Ketapang dan meninggalkan para sahabat dan teman.
FYI, saya akan ke Jakarta.. untuk mengejar cita-cita. Hehehehe. Mohon doa restu kawan-kiwin sekalian.. semoga saya akan menjadi pejuang rantau di kota yang (katanya) penuh ranjau itu.
Ah! Alvidha mau ke Jakarta niye... akan berhadapan dengan macet, banjir dan beberapa fenomena lain yang biasa saya liat di tv dan bahan bacaan. Huft! Saat ini, sebelum pergi.. saya hanya menyiapkan mental menghadapi kota baru yang akan saya tempati.
Yap, kondisi akan berubah pastinya. Yang tadinya anak rumahan menjadi anak kosan.. makan sendiri, tidur sendiri, kalo kerja diantar jemput sama Papah mungkin nanti akan berbusway-busway ria. Oh My God! Yap, Life begins when you leave your comfort zone. Saya akan keluar dari zona nyaman saya. Dari dulu saya selalu berharap saya akan keluar dari zona nyaman, and that time is coming...
Honestly, now i can't hold my tears.. i just realize that i have to leave my family and friends. Sebisa mungkin sebelum pergi saya menyempatkan diri bertemu mereka. Walaupun di luar terlihat tertawa, tapi hati remuk juga karena akan meninggalkan mereka, di tempat baru mungkin akan menemukan orang baru tapi pasti akan berbeda. Hahahaha.
Untuk keluarga dan teman yang membaca postingan ini, maaf kalo misalnya ada kelakuan Alvidha yang kadang di luar batas.. Alvidha minta maaf. Mohon doa restu semoga bisa fighting di kota orang. Hahahaha. Alvidha tinggal dulu ya.. pergi mengadu nasib.. tapi dalam batas waktu yang belum ditentukan. Aaaa... bakalan kangenka pasti sama coto, mie titi, donat kentang racing, pukis hertasning, putu menangis, pantai losari, lari-lari di karebosi.. OMALE.. NANGIS.. NANGIS!!!
There is a good in "goodbye", Good luck Good people! Good bye Makassar the Good City.. I'll leave you for a while.. pasti akan kembali kok.. God bless us. Tetap jaga diri, dan selalu saling menyayangi satu sama lain. Saya titip keluarga saya yah :)
Wassalam.
- Alvidha, calon orang sukses. Aamin ya Rabb -